Andai Aku Jadi Wartawan
Peristiwa/kejadian yang terjadi selalu dapat kita mudah ketahui dengan membaca berita baik di online, Koran, maupun televisi. Semua dengan mudah kita akses dengan jasanya seorang wartawan yang selalu siap sedia untuk menginformasikan peristiwa/kejadian melalui media massa.Melalui wartawan kita mengetahui keadaan Indonesia dan dokumentasinya baik bagian politiknya, perekonomian Indonesia, tingkat criminal/hukum di Indonesia, pendidikan, dan segala informasi lainnya melalui media massa. Media massa membuat wawasan kita luas dan terbuka dengan informasi yang disajikan. Tidak hanya informasi melainkan pesan-pesan pun dapat kita peroleh berupa larangan, himbauan, dan motivasi yang berguna bagi khalayak banyak.Saat aku kecil aku paling suka menonton televisi. Sekilas aku melihat reporter yang membawakan berita membuatku berkeinginan sepertinya. Dahulu aku mengira wartawan itu hanya bertanya-tanya dan menginformasikannya ke masyarakat lewat media massa, namun tidak semudah yang aku kira. Pekerjaan wartawan itu harus dimulai dengan mencari-cari data sampai benar-benar lengkap, mewawancarai narasumber, menulisnya dengan tulisan singkat dan mudah dipahami banyak orang lalu menginformasikannya baik melalui berita di Koran, televisi, ataupun Koran.Tugas seorang wartawan yang paling kukagumi adalah cara ia mendapatkan informasi baik dari pendekatannya dengan semua kalangan hingga ia rela menyamar demi mendapatkan data yang akurat. Tidak mudah bukan?? J . Wartawan dapat dibilang seperti intel/pengawas negeri kita. Ia dapat mengungkap segala peristiwa yang mungkin tidak kita duga.Wartawan dapat dengan mudahnya mendekatkan diri dengan orang-orang terpandang lohhh. Oh ya tidak hanya dengan orang terpandang, namun orang-orang yang paling tidak dipandang sama sekali pun ia dapat mempunyai hubungan dekat. Ia selalu punya topik dan trik dalam setiap pembicaraan dalam bidang apapun hinnga membuat narasumber nyaman berbicara padanya. Aku tak dapat membayangkan kalau saja aku mewawancarai/mempunyai hubungan dekat dengan orang-orang penting di Indonesia itu pasti membanggakan.Saat aku mulai beranjak ke dunia perkuliahan aku ingin sekali seperti reporter yang masuk televisi menginformasikan peristiwa-peristiwa demi kepentingan orang banyak. Aku ingin berada diposisi orang-orang yang membutuhkan pertolongan ketika ada peristiwa dan memerlukan bantuan. Namun, munculnya aku untuk memberitakan kejadian dapat membuat orang banyak mengetahui dan memberi pertolongan pada yang membutuhkanSempat teringatku dengan nasihat dosenku Drs. Azhmy Fawzi My, M.I. Kom mengajarkanku bagaimana kita membuat tulisan berbeda dari media lain dan punya ciri khas . Sejak dari itu ku bertekad, jika aku menjadi wartawan nanti aku akan membuat tulisan yang berbeda dari media lain, tidak hanya tentang kemampuan menulis aku juga akan membuat ciri khas dalam tulisanku hingga semua orang mengetahui gaya tulisanku hingga tulisannya terlihat berkualitas.Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi wartawan tidak skedar wartawan melainkan punya nilai/kualitas tinggi demi kepentingan orang banyak. Aku akan berjuang mengungkap kebenaran yang harusnya diterima khalayak banyak. Aku juga tak mau sama dengan kebanyakan budaya masyarakat copy paste. Aku ingin menerarapkan kejujuran dalam tiap tulisanku.Aku kagum dengan kaka Najwa Shihab ia adalah wartawan yang terbaik bagiku. Tidak hanya parasnya yang cantik melainkan tutur katanya, kecerdasannya, rendah hati membuatku jatuh dalam mimpi sepertinya. Aku ingin sepertinya dapat mewawancarai tokoh-tokoh besar dengan tuturnya yang lembut, santai tapi mengarahkan nara sumber menjawab petanyaannya hingga mengungkap informasi yang ia ingin masyarakat ketahui.Aku termotivasi dengan kata-kata Natjwa Shihab yang mengatakan ,“Anda tidak boleh diam. Orang-orang bersih tidak boleh bugkam!” Ketika itu aku berharap jika aku menjadi wartawan aku bukanlah orang yang menutup-nutupi suatu masalah yang harusnya masyarakat tahu melainkan mengungkapkannya walaupun besar risikonya.Jika aku menjadi wartawan aku tidak ingin menjadi wartawan yang hanya menerima suap dari orang-orang yang memakai kuasanya demi kepentingan pribadi dan menjatuhkan orang-orang lemah. Karena aku yakin dengan kejujuran, karakter kita yang baik, hingga kerja keras kita dengan kuasa Tuhanlah yang membuat hasil kerja kita dipandang indah dan diterima masyarakat banyak menjadi suatu tulisan yang berkualitas. Semangat Cynthia doakanku jadi pengganti Mata Natjhwa yaa kawan yuuhu :)